Selasa, 24 Desember 2019

4 Tips Aman Mencuci dan Merawat Baju Bayi


Memiliki buah hati merupakan momen yang sangat membahagiakan bagi para orang tua. Bahkan sebelum kelahirannya, kebanyakan orang tua sudah sangat antusias mempersiapkan segala macam kebutuhan dan perlengkapan terbaik untuk si bayi, seperti baju, mainan bayi, perlengkapan tidur, dan kebutuhan si kecil lainnya. Membeli berbagai persiapan khususnya baju bayi jelang kelahiran memang sangat menyenangkan, terutama dengan banyaknya ragam model baju bayi import yang lucu dan menggemaskan.

Merawat Baju Bayi

Namun, selain persiapan membeli baju-baju tersebut, Anda juga perlu tahu bagaimana caranya untuk mencuci dan merawat baju-baju si kecil nantinya. 


1. Cuci semua baju yang baru dibeli

Bayi yang baru lahir memiliki kulit yang lebih sensitif dibanding kulit orang dewasa. Meski kebanyakan bahan baju bayi juga telah menggunakan bahan yang aman untuk newborn baby, namun tetap saja produksi baju tersebut menjalani proses yang cukup panjang, mulai dari pemintalan benang, pembuatan kain, pewarnaan, pemotongan, hingga pengemasan. 

Panjangnya proses ini memungkinkan tertinggalnya sisa-sisa bahan kimia yang masih menempel pada pakaian. Untuk itu Anda perlu mencuci terlebih dahulu semua pakaian yang Anda beli sebelum dipakai oleh si bayi. Untuk mencucinya Anda juga perlu menggunakan detergen khusus untuk bayi dan usahakan jangan menggunakan pelembut pakaian.

Beberapa bayi ada yang tidak tahan dengan kandungan kimia dalam pelembut pakaian. Hal ini juga berlaku untuk perlengkapan-perlengkapan bayi lainnya, seperti sprei atau selimut. 


2. Kenali cara membersihkan noda yang tepat

Baju yang dipakai oleh bayi akan lebih mudah kotor karena terkena berbagai noda. Ini membuat Anda akan lebih sering mencuci dan mengganti baju-baju mereka. Namun Anda juga perlu mengetahui bahwa setiap noda yang ada pada pakaian bayi juga perlu dibersihkan dengan cara yang tepat. 

Misalnya, untuk noda ASI, susu formula, atau air liur pada bayi yang baru lahir, Anda bisa merendamnya dengan air dingin dan dengan dilarutkan sedikit sabun. Sementara untuk noda yang berasal dari minyak seperti baby oil atau krim bayi yang biasa Anda pakaikan untuk si kecil, Anda bisa menggunakan tepung maizena yang ditaburkan di atas noda dan didiamkan selama sepuluh menit. 

Penanganan untuk membersihkan noda pup atau kotoran bayi juga butuh teknik tersendiri. Merendam popok atau pakaian yang terkena kotoran bayi justru akan membuat kotoran tersebut berserakan kemana-mana. Untuk membersihkan noda ini, Anda cukup mencuci bagian yang terkena kotoran saja menggunakan sabun batangan.


3. Menyimpan baju-baju yang sudah kekecilan

Usia bayi memang usia dimana mereka akan bertumbuh kembang dengan cepat. Dalam setiap bulan mereka akan bertambah tinggi dan berat badan yang tentu saja berpengaruh pada ukuran pakaian si bayi. Berbagai koleksi  baju bayi import menggemaskan yang Anda miliki hanya muat sebentar saja untuk si bayi, padahal baju tersebut masih bagus dan tampak baru.  

Anda tidak perlu buru-buru membuang atau menelantarkan pakaian-pakaian ini begitu saja. Simpanlah dengan rapi di lemari karena Anda mungkin akan membutuhkannya ketika Anda memiliki anak lagi nantinya. Atau Anda juga bisa memberikannya kepada saudara atau kerabat yang baru memiliki bayi.


4. Membuat dan membawa spray serbaguna

Spray serbaguna ini bisa Anda manfaatkan ketika Anda dan si bayi sedang berada di luar rumah kemudian tiba-tiba bayi Anda tiba-tiba terkena noda dan harus segera dibersihkan. Cara membuatnya juga cukup mudah. Anda cukup memasukkan larutan detergen dan air kedalam botol spray. Spray ini praktis untuk Anda bawa bepergian dan bisa dipakai sebelum nantinya baju tersebut Anda cuci di rumah. 

Itulah beberapa hal yang harus diperhatikan bagi Anda para orang tua bayi. Dengan cara pencucian dan penyimpanan yang benar, semua baju bayi import yang lucu dan menggemaskan milik si bayi bisa lebih bersih dan nyaman dikenakan buah hati Anda. 

0 komentar:

Posting Komentar