Selasa, 23 April 2019

Hal yang Penting Diketahui Orangtua untuk Membiasakan Anak Buang Air Secara Mandiri



Bagi orangtua, terutama yang baru memiliki anak pertama, masa-masa paling mendebarkan adalah ketika mengajari anak untuk buang air di toilet. Hal yang biasa disebut sebagai potty training ini merupakan hal yang sangat menantang dan membutuhkan banyak kesabaran dari orangtua.

Dilansir dari Medical Daily, disebut bahwa tidak ada waktu yang benar-benar tepat untuk melatih anak buang air ke toilet ini. Selain itu, cara yang bisa diterapkan pada seorang anak tidak bisa dijamin bakal berhasil ketika diterapkan pada anak lain.

Cara terbaik sebelum memutuskan bakal membiasakan anak untuk buang air di toilet ini adalah melihat perilaku yang mereka tunjukkan. Sejumlah hal yang tampak ini bisa menunjukkan apakah seorang anak sudah siap secara fisik, mental, dan emosional untuk buang air secara mandiri.
  • Interval antar buang air sudah cukup lama
  • Meminta anak untuk bilang ke orang tua ketika mereka kencing atau buang air besar di popok
  • Sudah tidak buang air ketika tidur malam hari
  • Minta anak untuk bilang ke orang tua ketika mereka hendak kencing atau buang air besar
  • Anak mulai menyendiri atau pindah ruang ketika ingin buang air
  • Anak mulai menunjukkan minat buang air di toilet
  • Mulai menunjukkan kemandirian
Ketika anak mulai menunjukkan tanda-tanda tersebut, maka artinya mereka sudah mulai siap untuk buang air di toilet. Salah satu tanda yang paling penting adalah ketika anak sudah mengetahui tanda mengenai waktu yang tepat untuk kencing atau buang air besar.

Selain itu, adanya tanda-tanda berupa tindakan atau pertanda yang ditunjukkan untuk buang air besar merupakan sebuah hal yang bagus. Walau begitu sebaiknya jangan memaksa anak untuk terburu-buru melakukan hal ini.

Memaksa anak untuk secepatnya bisa buang air sendiri malah membuat mereka tidak siap. Pastikan agar anak benar-benar telah siap dan menginginkannya sebelum melakukan hal ini. Peran orangtua juga tak kalah pentingnya dalam menggiring anak agar bisa buang air besar secara mandiri. 

0 komentar:

Posting Komentar